Pengertian Esai, Struktur Esai, dan Jenis-jenis Esai

Pengertian Esai, Struktur Esai, dan Jenis-jenis Esai - Esai secara lughawi atau dalam bahasa (Inggris) bisa artinya (1) karangan, esei (sastra) dan (2) skripsi.

Menurut bahasa, pengertian dari esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. (KBBI)

Sebagai kata kerja (verb), essay artinya mencoba, berusaha. We essayed a crossing of the river without success; Kami mencoba menyeberangi sungai itu tanpa hasil.

Dalam konteks akademis, esai adalah komposisi prosa singkat yang mengekspresikan opini penulis tentang subjek tertentu.

Bentuk esai dalam konteks akademis itu dikenal sebagai “esai formal” yang sering dipergunakan para pelajar, mahasiswa, dan peneliti untuk mengerjakan tugas-tugasnya.

Esai formal bersifat “serius”, berbobot, logis, dan lebih panjang.

Kata “essay” berasal dari bahasa Prancis, essai, artinya mencoba atau berusaha (a try or attempt).

Esai adalah sebuah upaya mengkomunikasikan informasi, opini, atau perasaan, dan biasanya menyajikan argumen tentang sebuah topik.
Pengertian Esai, Struktur Esai, dan Jenis-jenis Esai
Karangan Esai
Baca juga: Pengertian Berita dan Cara Menulis Berita Bagi Pemula
Definisinya, esai adalah tulisan pendek yang biasanya berisi pandangan penulis tentang subjek tertentu.

Dalam konteks jurnalistik, esai adalah tulisan yang berisi tinjauan atau bahasan suatu topik yang sama sekali mungkin tidak ada hubungan dengan berita atau peristiwa.

Di dunia sastra atau seni, esai adalah karya sastra berupa tulisan pendek berisi tinjauan subjektif penulisnya atas suatu masalah di bidang kesusastraan dan kesenian.

Dengan kalimat lain, esai adalah tulisan berisi ulasan tentang sebuah karya sastra dan seni.

Bentuk Struktur Esai

Struktur tulisan atau sistematika penulisannya dibagi menjadi empat bagian:
  • Pendahuluan (berisi latar belakang informasi yang mengidentifikasi) 
  • Subjek bahasan dan pengantar tentang subjek) 
  • Tubuh atau isi/pembahasan (menyajikan seluruh informasi tentang subjek) 
  • Penutup berupa kesimpulan (konklusi yang memberikan kesimpulan dengan menyebutkan kembali ide pokok, ringkasan dari tubuh esai, atau menambahkan beberapa observasi tentang subjek). 

Jenis-Jenis Esai: Teknik Menulis Esai

Sedikitnya ada tiga jenis esai, yakni yang bersifat narastif, deskriptif, dan persuasif.

1. Esai Naratif (Narrative Essays)

Menceritakan sebuah kisah atau cerita, misalnya tentang pengalaman atau peristiwa masa lalu, kejadian atau peristiwa yang baru saja terjadi/sedang terjadi, bisa juga tentang sesuatu yang terjadi kepada orang lain.

Esai Naratif menggambarkan suatu ide dengan cara bertutur. Kejadian yang diceritakan biasanya disajikan sesuai urutan waktu (kronologis).

2. Esai Deskriptif (Descriptive Essays)

Menggambarkan orang, tempat, atau sesuatu sejelas dan sedetil mungkin sehingga pembaca dengan mudah membentuk “gambar mental” (mental picture) tentang apa yang ditulis.

Esai deskriptif biasanya bertujuan menciptakan kesan tentang seseorang, tempat, atau benda.

3. Esai Persuasif (Persuasive Essay)

Meyakinkan pembaca untuk menyetujui sudut pandang penulis tentang sesuatu atau menerima rekomendasi penulisnya untuk melakukan sesuatu.

Ringkasnya, esai jenis ketiga ini berisi ajakan atau seruan. Esai ini berusaha mengubah perilaku pembaca atau memotivasi pembaca untuk ikut serta dalam suatu aksi/tindakan (call for action). Esai ini dapat menyatakan suatu emosi atau tampak emosional.

Sekian artikel Universitas Jurnalistik tentang Pengertian Esai, Struktur Esai, dan Jenis-jenis Esai. Semoga bermanfaat.

Berlangganan artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian Esai, Struktur Esai, dan Jenis-jenis Esai"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel